Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

Monday, 9 November 2015

Doa, Proposal Pengubah Jalan Hidup Manusia

Semua mahluk hidup tak terkecuali manusia
hidup dalam keterbatasan. Hal inilah yang
kemudian mengilhami mereka untuk
memeberikan pernyataan bahwa "tidak ada
manusia yang sempurna". Dalam keterpurukan
hidup dan kesempitan hati, sering kali mereka
akhirnya sampai pada di titik nadir dan
bernafas dalam pasrah.
Kesempatan inilah yang kemudian mengilhami
manusia untuk sekejap menengadahkan tangan
memohon kepada yang Maha kuasa atas
segala sesuatu. Semua terukir indah dalam
lantunan doa yang dipanjatkan, dengan harapan
bahwa kesulitan dapat terangkat dan beban
hidup dapat berkurang.
Disinilah pula terletak pembuktian nyata betapa
Allah sangat mengasihi dan Maha Kuasa atas
para hambanya. Allah Subhanahu Wata'ala
tidak akan pernah repot ataupun menolak
segala keluh kesah mereka. Bahkan Allah Sang
Maha Pengasih pun marah ketika manusia
tidak meminta.
Doa yang kita panjatkan adalah bentuk nyata
pengakuan dengan rendah hati bahwa Allah
'Azza wa Jalla adalah Maha Penguasa Langit
dan bumi. Permohonan yang kita sampaikan
tersebut bukan lantas menjadikan kita manusia
yang rendah. Yang terjadi justru sebaliknya,
doa menghapus jarak hati manusia yang jauh
dengan penciptanya.
...Doa yang kita panjatkan adalah bentuk nyata
pengakuan dengan rendah hati bahwa Allah
'Azza wa Jalla adalah Maha Penguasa Langit
dan bumi...
Doa adalah pengakuan atas dosa yang
sungguh-sungguh serta sebuah permohonan
bagi pengampunan untuk diri yang berdosa.
Lewat doa, bagi para manusia yang
percaya,mereka akan kembali mendapatkan
nafas hidupnya. Jelasnya, tanpa doa batin
hidup manusia mungkin telah mengalami
kematian.
Doa adalah pengakuan bahwa kita memerlukan
pertolongan di luar batas kemampuan kita
sendiri. Seseorang yang membentuk karakter
dalam gaya hidup orang beriman, tentulah akan
merajinkan dirinya untuk selalu lekat dalam
permohonan kepada Allah Subhanahu Wata'ala.
Doa juga merupakan jembatan pernyataan
terima kasih dan syukur kita kepada Sang
Maha Pencipta, atas apapun yang
dianugrahkan kepada kita, baik kesenangan
ataupun kesedihan.
...Doa ibarat sebuah proposal tentang beberapa
perubahan jalan hidup kita selanjutnya.
Tentunya menuju yang lebih indah. Karena itu
doa menjadi tidak saja sekedar sebuah
seremoni ritual, tetapi juga merupakan bentuk
kesadaran manusia, bahwa manusia
membutuhkan yang Maha sempurna untuk
membantu mengubah hidup mereka menjadi
lebih baik...
Benar adanya bila kita berpendapat bahwa
memang tidak ada yang kebetulan dalam dunia
ini. Setiap detik atas kesenangan dan
kesedihan sudah digariskan. Dan lewat doa,
kita seperti mengajukan sebuah proposal
tentang beberapa perubahan jalan takdir kita
selanjutnya. Tentunya menuju yang lebih indah.
Doa adalah ibarat sebuah proposal di mana kita
membeberkan apa kebutuhan dan latar
belakang kita mengajukan permohonan itu,
lengkap dengan tujuan, sasaran apa yang kita
inginkan, kapan kita ingin mencapainya, dan
metodologi atau proses apa yang akan kita
lakukan dalam merealisasikan semua itu.
Semuanya secara rinci kita "tuliskan" dalam
proposal tersebut. Dan akhirnya ... doa, tidak
saja sekedar sebuah seremoni ritual, tetapi
juga merupakan bentuk kesadaran kita sebagai
manusia, bahwa ternyata dalam melakukan
berbagai pekerjaan yang kita rencanakan, kita
membutuhkan yang Maha sempurna untuk
membantu kita.
Namun berdoa bukanlah sebuah bentuk
pekerjaan pasif di mana kita menunggu dari
Allah subhanahu Wata'ala tentang apa yang
kita harapkan. Tetapi berdoa adalah perbuatan
aktif di mana kita memberi laporan tentang diri
kita kepada Nya.
Banyak orang lantas berpikir, mengapa saya
sudah rajin meminta dan berdoa namun belum
kunjung dikabulkan?
Pernahkah kita mengadakan kilas balik kualitas
diri kita dalam berdoa?. Doa setiap hamba
kepada Sang Khaliq akan selalu dikabulkan
namun tergantung pada kualitas hambanya
yang berdoa. Doa yang masih tertunda untuk
terkabul mungkin adalah salah satu peringatan
Allah kepada kita untuk memperbaiki kualitas
diri dan ketaqwaanNya kepada Allah.
Pernahkah juga kita meneliti kembali
ketaqwaan kita dalam berdoa?. Setiap orang
yang berdoa agar doa dikabulkan hendaknya
meningkatkan keimanan dan ketaqwaanNya,
sehingga Allah memandang memang
sepantasnya lah doa itu dikabulkan. Seperti
seorang ibu yang mendoakan agar anaknya
menjadi orang yang sholeh, namun si ibu
tersebut menghabiskan waktu hidupnya untuk
larut dalam pekerjaan duniawi saja, dan
melupakan kewajibannya untuk mendidik
anaknya tentang Islam. Maka agar
mendapatkan anak yang sholeh, seperti
permohonan dalam doa, dirinya wajib untuk
meningkatkan kualitas ketaqwaannya.
...Yakinlah, ketika kita mencari Allah
Subhanahu Wata'ala lewat khusuknya lantunan
doa, kita pasti akan menemukanNya, kecuali
jika kita tidak bersungguh- sungguh dalam
menemukannya....
Pernahkah pula kita mengkaji ulang amal
Kebaikan kita sebelum kita meminta hal itu
dalam doa? Janji Allah Subhanahu Wata'ala
untuk mengabulkan doa kita adalah nyata
adanya, namun hal itu tentu saja berlaku jika
kita memang telah pantas menerima nilai yang
seharusnya kita terima. Lakukanlah dengan
nyata kontribusi amal yang lebih besar daripada
yang kita inginkan dalam doa. Amal kebaikan
yang telah kita lakukan adalah salahsatu faktor
penyebab dikabulkannya sebuah doa.
Berdoalah dengan sebenar- benarnya. Dan
lupakanlah bahwa kita berdoa hanya untuk
membuat telinga orang lain terkesan.
Sampaikan permohonan doa dengan tulus, dan
ikhlas. Yakinlah, ketika kita mencari Allah lewat
khusuknya doa, kita pasti akan menemukanNya,
kecuali jika kita tidak bersungguh- sungguh
dalam menemukannya.

Sumber : Kabarmakkah.com

Gadis Ini "Booking" Tempat Di Neraka, Allah Masukkan Seketika Itu Juga

Sebuah kisah tentang seorang gadis yang
membooking tempat di neraka, Semoga kisah
ini bisa kita jadikan pelajaran yang berharga
dan kita ambil hikmahnya..
Musim panas merupakan ujian yang cukup
berat. Terutama bagi Muslimah, untuk tetap
mempertahankan pakaian kesopanannya. Gerah
dan panas tak lantas menjadikannya
menggadaikan agama dan etika. Berbeda
dengan musim dingin, dengan menutup telinga
dan leher kehangatan badan bisa terjaga.
Jilbab memang memiliki multifungsi.
Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang,
dari Kairo ke Alexandria; di sebuah mikrobus,
ada seorang perempuan muda berpakaian
kurang layak untuk dideskripsikan sebagai
penutup aurat, karena menantang kesopanan.
Ia duduk diujung kursi dekat pintu keluar. Tentu
saja dengan cara pakaian seperti itu
mengundang ‘perhatian’ kalau bisa dibahasakan
sebagai keprihatinan sosial.
Seorang bapak setengah baya yang kebetulan
duduk disampingnya mengingatkan bahwa
pakaian yang dikenakannya bisa mengakibatkan
sesuatu yang tak baik bagi dirinya sendiri.
Disamping itu, pakaian tersebut juga melanggar
aturan agama dan norma kesopanan. Orang
tua itu bicara agak hati-hati, pelan-pelan,
sebagaimana seorang bapak terhadap anaknya.
Apa respon perempuan muda tersebut?
Rupanya dia tersinggung, lalu ia ekspresikan
kemarahannya karena merasa hak privasinya
terusik. Hak berpakaian menurutnya adalah hak
prerogatif seseorang!
“Jika memang bapak mau, ini handphone saya.
Tolong pesankan saya, saya mau booking
tempat di neraka Tuhan Anda!” Jawabnya
sambil ketawa terkekeh-kekeh. Orang tua
tersebut sangat terkejut mendengar jawaban
dan si gadis tersebut.
Sebuah respon yang sangat frontal. Orang tua
berjanggut itu hanya bisa beristighfar. Ia terus
menggumamkan kalimat-kalimat Allah.
Penumpang lain yang mendengar kemarahan si
wanita ikut kaget, lalu terdiam.
Detik-detik berikutnya, suasana begitu senyap.
Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap
dalam mimpi, tak terkecuali perempuan muda
itu.
Sepuluh menit kemudian bis pun tiba di
perhentian. Gadis tersebut di dapati tertidur di
muka pintu bis sehingga menghalangi
penumpang lain untuk keluar.
“Bangunkan saja!” kata seorang penumpang.
“Iya, bangunkan saja!” teriak yang lainnya.
Gadis itu tetap bungkam, tiada bergeming.
Salah seorang penumpang lain yang tadi duduk
di dekatnya mendekati gadis tersebut dan
menggerak-gerakkan tubuh si gadis agar
posisinya berpindah. Namun, ia juga tak mau
bangun
Tiba tiba orang tua tadi memeriksa nadi si
gadis. Sedetik kemudian dia menggelengkan
kepalanya.
“Gadis itu telah kembali menemui Robbnya
dalam keadaan yang tidak disangka”. Para
penumpang menjadi cemas dengan berita yang
menggemparkan itu.
Dalam suasana kelam kabut itu, tiba tiba tubuh
gadis itu terjatuh ke pinggir jalan. Orang orang
segera berbuat untuk menyelamatkan jenazah
gadis tersebut. Tapi sekali lagi mereka terkejut.
Sesuatu yang aneh menimpa jenazah yang
terbujur kaku di jalan raya. Mayatnya menjadi
hitam seolah olah dibakar api. Dua tiga orang
yang coba mengangkat mayat tersebut juga
keheranan karena tangan mereka terasa panas
dan hampir terbakar begitu menyentuh tubuh si
mayat.
Kontan seisi mikrobus berucap istighfar,
kalimat tauhid serta menggumamkan kalimat
Allah sebagaimana yang dilakukan bapak tua
yang duduk di sampingnya. Ada pula yang
histeris meneriakkan Allahu Akbar dengan
linangan air mata.
Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam
keadaan menantang Tuhan. Seandainya tiap
orang mengetahui akhir hidupnya. Seandainya
tiap orang menyadari hidupnya bisa berakhir
setiap saat. Seandainya tiap orang takut
bertemu dengan Tuhannya dalam keadaan yang
buruk. Seandainya tiap orang tahu bagaimana
kemurkaan Allah. Sungguh Allah masih
menyayangi kita yang masih terus dibimbing-
Nya. Allah akan semakin mendekatkan orang-
orang yang dekat dengan-NYA semakin dekat.
Apakah booking tempatnya terpenuhi di alam
sana?
Wallahu A’lam bishawwab
Semoga Jadi Renungan bagi kita semua..

Sumber : KabarMakkah.com

Ini Ciri-Ciri Warung Makan Yang Pasang Penglaris dan Jin Pesugihan

Bagi kamu yang suka ngiras / jajan makan di luar rumah atau punya hobi wisata kuliner, Berhati-hatilah dalam memilih tempat makan karena bisa jadi makanan yang dibeli di warung makan atau restoran tersebut memasang penglaris dan jin pesugihan.


Ciri-Ciri Warung Makan Yang Pasang Pesugihan
Ciri-Ciri Warung Makan Yang Pasang Pesugihan


Meskipun tujuan si pemilik warung makan tersebut adalah agar konsumen puas dengan makanan yang dijualnya, namun proses penglaris ini biasanya melibatkan Setan peludah yang sangat menjijikkan.

Ya, Setan Peludah adalah nama julukan khusus dalam dunia hitam pesugihan. Bukan hanya warung-warung pinggir jalan saja yang menggunakan teknik hitam ini.. Karena sekarang Setan peludah juga hadir di restoran mall-mall yang ada di kota-kota besar.

Disebut Setan peludah, sebab sebelum disajikan pada konsumen, makanan ini akan diludahi sehingga rasanya menjadi sangat lezat. Dan tentunya, yang pernah mencicipi akan ketagihan untuk kembali datang ke warung makan tersebut. Selain setan peludah, ada juga setan penjilat piring yang nantinya akan digunakan oleh calon konsumen.

Proses tersebut ternyata mampu menambah kelezatan rasa makanan yang disajikan, Bahkan jika dirasa kurang mantap, maka tindakan meludah dan menjilat itu akan dilakukan sampai tiga kali atau tujuh kali secara berturut-turut.

Efek dari teknik hitam ini disamping membuat masakan menjadi enak dalam waktu sementara, Juga akan membuat energi negatif masuk ke tubuh orang yang memakan di warung tersebut. Namun, Jika orang yang makan di warung tersebut merupakan orang baik-baik dan kuat secara "spiritual", maka selang beberapa waktu setelah memakannya dia akan merasa mual kemudian muntah-muntah.

Banyak yang telah mengalami hal tersebut. Diantaranya seperti yang dialami seorang Kyai yang tak ingin disebut namanya. Suatu ketika ia diajak teman karibnya untuk makan di sebuah restoran ternama di Jakarta. Baru saja duduk di kursi restoran, Tiba-tiba Kyai mendadak pusing dan buru-buru keluar tidak jadi makan.

Setelah keluar dari restoran, Temannya tersebut bingung dan bertanya, kemudian beliau memberikan selendang yang dipakainya pada temannya itu... tiba-tiba ia melihat 7 mahluk hitam besar t3l4nj4ng bulat berkeliling ke setiap meja untuk meludahi makanan yang dihidangkan kepada pengunjung.

Setan peludah hanyalah salah satu jenis pelaris, Sebenarnya banyak cara lain yang lebih menjijikkan yang dilakukan pemilik rumah makan agar warungnya laris.

Adapun ciri-ciri restoran / rumah makan atau tempat kuliner lainnya yang menggunakan Media Setan dalam usahanya yaitu:


  • Jika warung besar semacam restoran, Biasanya ada toilet atau ruang dekat dapur yang tak boleh dimasuki oleh siapapun kecuali pemilik resto. Di dalam ruangan tersebut ada orang tua sudah renta yang kakinya dimasukkan ke air untuk dicampur ke kuah masakan.
  • Jika makan di warung pinggir jalan, lihatlah panci atau periuknya. Biasanya kalau pake penglaris hanya pemilik warung yang boleh buka, jadi, pembeli tak boleh sembarang ambil kuah atau lihat-lihat isinya.
  • Biasanya ada semacam buntelan kain putih di gagang centong sayur di tempat nasi atau di peralatan masak lainnya.
  • Warung pinggir jalan yang memakai penglaris, Biasanya tempat cuci piring maupun kegiatan cuci piringnya tak terlihat oleh siapapun.
  • Kalau dibawa pulang, rasanya berubah drastis, berbeda jika dimakan di warungnya. Dan makanannya pun cepat menjadi basi sehingga tidak sempat termakan. Namun jika dibacakan do'a dari ayat-ayat Alqur'an, maka rasanya berubah jadi seperti aslinya.


Demikian salah satu trik curang dari oknum pengusaha warung makan agar laris. Tak perlu menghakimi semua warung-warung makan, karena tidak semuanya memakai trik hitam seperti ini. Bersekutu dengan setan dengan tujuan dan cara apapun tidak dibenarkan apapun kondisinya, dan ini merupakan perbuatan syirik yang akan membenamkan pelakunya ke Neraka Jahannam.

Sebagai orang yang beriman, jangan lupa berdoa, karena orang yang dekat dengan Allah SWT sudah pasti akan dijauhkan dari segala marabahaya. Berdo'alah dimana saja dan kapan saja, terlebih ketika akan dan setelah makan. Jika perlu bacalah ayat kursi.

Sumber : kabarmakkah.com

Sunday, 8 November 2015

Mantan Anggota Girl Band Korea Ini Masuk Islam Karena Terpikat Dengan Alqur'an

Ayana Moon, Seorang gadis cantik dari Korea Selatan yang sekarang tampil berhijab. Mantan anggota girl band ternama ini berhasil menjadi salah satu topik terpopuler di jejaring sosial.

Ayana adalah seorang mualaf (orang yang baru memeluk agama Islam) yang sempat menghebohkan dunia maya. Gaung namanya mulai terdengar setelah ia mengupload photo wajahnya yang berhijab di akun Instagram @xolovelyayana.


Mualaf Korea Ayana Moon
Ayana Moon


Ayana mengunggah beberapa foto selfie dengan mengenakan jilbab. Kulitnya yang putih dibalut dengan jilbab bermotif sederhana membuat gadis asal negeri ginseng ini terlihat adem dan sejuk.

Ayana menjadi mualaf ketika bersekolah setingkat SMA di Korea. Waktu itu dia sering berfikir tentang penciptaan alam dan kiamat. Gadis Korea kelahiran 28 Desember 1995 ini akhirnya mencari tahu dan membandingkan antara satu kitab agama dengan yang lainnya, Hingga akhirnya dia menemukan jawaban kebenaran itu dalam Alqur'an.

Ayana menyebut dirinya merupakan satu-satunya muslim di keluarganya. Kendati demikian, dia sangat bahagia dan bangga dengan jilbab serta statusnya sebagai penganut Islam di negeri yang islamnya minoritas.

"Sebagai informasi, hanya ada satu persen penduduk Korea yang memeluk Islam dari 50 juta penduduknya." Lanjut Ayana.

Ketika ditanya mengenai sikap warga Korea terhadap Islam, Ayana mengatakan jika Islam adalah agama minoritas di Korea, Warga Korea tidak peduli dengan Islam. Walaupun ada sebagian yang membenci, Ayana memastikan mereka tidak akan menghina atau pun menyerang individu terkait masalah agama.

Dalam beberapa bulan ke depan, Ayana rencannya akan melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Internasional Malaysia untuk menambah pengetahuan mengenai agama Islam.

Semoga sukses dunia akhirat ya Ayana!!!

Sumber : kabarmakkah.com

Saturday, 7 November 2015

Jangan Jadikan Rumahmu Seperti Kuburan

Saat ini betapa banyak rumah-rumah umat Islam yang mati, sunyi senyap seperti kuburan karena tidak ada bacaan qur'an dan dzikrullah di dalamnya, Dan lagi manakala yang menjadi dendang di dalam rumah itu adalah syair-syair dan lagu-lagu setan, menggunjing, dan mengadu domba? Naudzubillah min dzalik.


Jangan Jadikan Rumahmu Seperti Kuburan
Jangan Jadikan Rumahmu Seperti Kuburan


Suatu ketika Rasulullah SAW bersabda,

“Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada dzikrullah, dan rumah yang tidak ada dzikrullah di dalamnya adalah (laksana) perumpamaan antara orang yang hidup dengan yang mati.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu, rumah harus dijadikan sebagai tempat untuk melakukan berbagai macam dzikir, baik itu dzikir dalam hati maupun dengan lisan, shalat, atau membaca shalawat dan tilawah al-Quran, atau mempelajari ilmu-ilmu agama, atau membaca buku-buku lain yang bermanfaat.

Jangan sampai rumah-rumah kita penuh dengan kemaksiatan dari kemungkaran, seperti ikhtilat (campur baur dengan lawan jenis) yang diharamkan, tabarruj (pamer kecantikan dan perhiasan) di antara kerabat yang bukan mahram atau kepada tetangga yang masuk ke rumah.

Bagaimana mungkin malaikat penebar rahmat akan masuk ke dalam rumah kita dengan keadaan seperti itu? Karena itu hidupkanlah rumahmu dengan bacaan qur'an dan dzikrullah! Mudah-mudahan Allah merahmati kita semua.

Sumber : kabarmakkah.com

Wednesday, 4 November 2015

Cara Menjadi Istri Sholehah Dambaan & Idaman Suami Tiap Hari

Belajar bagaimana cara nya untuk menjadi istri sholehah yang menjadi idaman dan dambaan setiap suami adalah kewajiban bagi semua muslimah. Seorang suami pasti menginginkan untuk mempunyai istri sholihah yang mampu menjalankan segala kewajibannya dan memenuhi segala hak suami terhadap istrinya.


Cara Menjadi Istri Sholehah


Mempunyai istri sholehah bagi seorang suami adalah kekayaan yang melebihi apapun, Bahkan memilikinya laksana memperoleh kenikmatan yang ada di seluruh dunia, sebagaimana dengan hadits Rasulullah yang diriwayatkan dari Abdullah bin Amar bin Ash, Rasulullah SAW bersabda,

“Dunia ini adalah kenikmatan, dan sebaik-baik kenikmatan dunia adalah perempuan (istri yang sholihah),” (HR. Muslim dan Ahmad)

Agar kita bisa dikategorikan dan termasuk sebagai istri yang sholehah, berikut akan dijelaskan apa saja perkara yang harus dipenuhi:

1. Segera menyahut dan hadir apabila diajak untuk berhubungan.
2. Tidak membantah perintah suami selagi tidak bertentangan dengan syariat.
3. Tidak bermasam muka terhadap suami.
4. Senantiasa berusaha memilih perkataan yang terbaik ketika berbicara.
5. Tidak memerintahkan suami untuk mengerjakan pekerjaan wanita.
6. Keluar rumah hanya dengan izin suami.
7. Berhias hanya untuk suami.
8. Tidak memasukkan orang ke dalam rumah tanpa seijin suami.
9. Menjaga waktu makan dan waktu istirahat suami.
10. Menghormati mertua serta kerabat keluarga suami. Terutama ibu mertua.
11. Berusaha menenangkan hati suami jika suami galau.
12. Segera minta ma'af jika melakukan kesalahan kepada suami.
13. Mencium tangan suami tatkala datang dan pergi.
14. Mau diajak oleh suami untuk sholat malam, dan mengajak suami untuk sholat malam.
15. Tidak menyebarkan rahasia keluarga terlebih lagi rahasia ranjang...!
16. Tidak membentak atau mengeraskan suara di hadapan suami.
17. Berusaha untuk bersifat qona’ah (nerimo) sehingga tidak banyak menuntut harta kepada suami.
18. Sedih dan bergembira bersama suami dan berusaha pandai mengikuti suasana hatinya.
19. Perhatian akan penampilan, jangan sampai terlihat dan tercium oleh suami sesuatu yang tidak disukainya.
20. Berusaha mengatur uang suami dan tidak boros.
21. Tidak menceritakan kecantikan dan sifat-sifat wanita lain kepada suaminya.
22. Berusaha menasehati suami dengan baik tatkala suami terjerumus dalam kemaksiatan, bukan malah ikut-ikutan.
23. Menjaga pandangan dan tidak suka membanding-bandingkan suami dgn para lelaki lain.
24. Lebih suka menetap di rumah, dan tidak suka sering keluar rumah.


Selain hal-hal yang telah disebutkan diatas, masih ada beberapa hal lagi yang harus anda penuhi agar bisa menjadi istri sholehah:

1. Selalu mendahulukan hak suaminya daripada hak orang lain termasuk hak dirinya sendiri.

2. Senantiasa bersedia memberikan kenikmatan (termasuk kenikmatan s3ksu4litas) pada sang suami, terutama jika suami menginginkannya, terkecuali jika sedang haid dan mengalami nifas. Apabila istri menolak keinginan suami tanpa sebab dan alasan yang diperbolehkan dalam ajaran Islam, maka saat itu juga istri berdosa, bahkan dilaknat oleh malaikat. Rasulullah SAW bersabda:

“Jika suami mengajak istrinya berhubun6an, lalu istrinya menolak (tanpa alasan yang dibenarkan), lalu suaminya marah, maka istri itu dilaknat oleh malaikat,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasul juga mengatakan, “Apabila diajak oleh suaminya untuk berhubun6an int1m, maka istri harus memenuhi ajakan itu, meskipun ia sibuk di dapur,” (HR. Tirmidzi dan Nasa’i).

Selain itu, Rasulullah juga mengatakan pada haditsnya yang lain bahwasanya, “Apabila seorang istri tidur menjauh dari tempat tidur suaminya (karena menghindari suami dsb), maka istri itu dilaknat oleh malaikat hingga pagi,” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Tidak diperkenankan bagi istri untuk menjalankan puasa sunnah tanpa seizin suaminya. Saat sang istri sedang berpuasa, sudah tentu suami dilarang untuk menggaulinya, padahal hak bergaul adalah hak suami terhadap istrinya, hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak halal (tidak boleh) seorang istri berpuasa padahal suaminya ada di rumah, kecuali atas izinnya,” (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Tidak diperkenankan untuk seorang istri memberikan sesuatu dari dalam rumahnya atau mengeluarkan sesuatu dari dalam rumahnya tanpa izin dan sepengetahuan suaminya. Apabila ia melakukan hal tersebut, maka dosa yang akan didapat, sedangkan sang suami mendapatkan pahala. Tentunya yang menyangkut tentang hal-hal yang memang bernilai dan harus sepengetahuan suami.

5. Sebagai seorang istri tidak diperbolehkan bepergian meninggalkan rumah, dan mencari nafkah (kerja) di luar rumah kecuali atas izin suaminya.

6. Sebagai seorang istri, harus memiliki sifat qana’ah yaitu menerima apa adanya segala kemampuan suami dalam hal mencari nafkah. Ia tidak boleh menuntut suaminya melebihi kadar kemampuan yang suami punya. Seorang istri yang shalihah harus senantiasa mengingatkan suaminya untuk mencari nafkah dari sumber yang halal jangan sampai terjerumus dan terjebak ke dalam pekerjaan yang haram. Kita dapat mencontoh dari perkataan para istri salafusshaleh yang selalu mengatakan seperti ini ketika suaminya hendak meninggalkan rumah untuk mencari rezeki, “Hati-hati dan jauhi sumber-sumber rezeki yang haram, karena sesungguhnya kami bisa bersabar menahan lapar, tetapi kami tidak akan sanggup menahan api neraka.”

7. Seorang istri diwajibkan untuk selalu menutup auratnya dan tidak memperlihatkan kecantikannya kepada orang lain yang tidak berhak melihatnya. Membuka aurat, memakai pakaian mini (minim) dan memperlihatkan bagian-bagian tubuh yang indah sangat jelaslah hukumnya haram. Diriwayatkan oleh Aisyah, ia berkata:

“Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Tidak boleh bagi seorang perempuan membuka pakaiannya di rumah yang bukan milik suaminya, sebab apabila ia lakukan maka berarti ia membongkar auratnya sendiri serta menginjak-injak kemuliaan dan kehormatannya sebagai perempuan (istri),” (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Abu Daud)

Hal ini berlaku pula bagi perempuan yang mempertontonkan aurat dan bagian tubuhnya yang tidak boleh dilihat orang lain di kolam-kolam renang, tempat disko, dan sebagainya.

8. Tidak diperkenankan seorang istri berkenalan dengan lawan jenis terutama teman dari suami. Lebih baik hal seperti ini dihindari sebagai tindakan antisipatif dan sikap kehati-hatian agar tidak munculnya fitnah serta tidak membawa pada dosa kemaksiatan.

9. Seorang istri yang sholihah tidak boleh bersikap sombong dengan membanggakan diri dengan kecantikannya kepada suaminya, atau menghina kejelekan suaminya (kalau fakta suaminya kebetulan jelek secara fisik). Tidak boleh pula berbangga dengan harta dan kekayaannya di hadapan suaminya. Mau bagaimanapun kondisi suami, ia tetap harus dihormati, dihargai, dijaga perasaannya, dilayani dengan sepenuh hati, dijaga kewibawaan dan kehormatannya.

10. Istri yang shalihah harus memiliki rasa cinta dan kasih sayang terhadap semua anak-anaknya. Mendidik dan membesarkan anak-anaknya dengan perasaan tanpa melakukan kekerasan yang kerap terjadi sekarang ini. Berusaha mendidik anak-anak dengan pendidikan Islam yang baik. Tidak mengajarkan anak-anaknya dengan perkataan kasar dan kotor. Orang tua yang baik hendaknya jika sedang ada masalah, jangan membicarakan permasalahan apalagi sampai bertengkar di depan anak-anaknya. Hal ini akan berpengaruh buruk pada anak-anak kelak sudah besar nanti. Ia akan mengikuti apa yang dulu orang tuanya lakukan.

Istri yang sholehah selalu ingat akan perjuangan dan kerja keras suami selama ini, jangan melupakan kebaikan suami dikarenakan sebuah kesalahan kecil yang dilakukan suaminya, apalagi sampai melaknat suami. Hal ini sangat tidak baik dan dilarang. Karena hal ini, penghuni neraka lebih banyak dari kaum perempuan. Ketika Rasulullah SAW menjalankan perintah isra’ dan mikraj, beliau melihat dan menyaksikan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah dari kaum perempuan. Lalu beliau ditanya apa sebabnya, maka beliau menjawab:

“Karena perempuan sering (suka) melaknat dan melupakan kebaikan suaminya,” (HR. Bukhari dan Muslim)

Yuk, Prektekkan cara-cara diatas agar kita bisa menjadi istri sholehah dambaan suami setiap hari.. Selamat Menjadi Wanita Sholehah... Mari Bersama Memperbaiki diri Menjadi Lebih baik...