1. Aroma Yang Khas
Buat kamu yang suka baca, aroma yang khas dari buku cetak sangatlah menyenangkan bukan? Apalagi buku yang baru saja dibuka dari kemasan. Jaka termasuk orang yang suka dengan aroma buku baru. Ayo ngaku, kamu juga kan? Walau kamu gak suka baca, pasti kamu suka aroma buku cetak yang khas.
2. Bisa Disentuh dan Dirasakan
Meski kamu gak suka baca, kamu yang jomblo bisa berpura-pura sibuk membaca buku loh. Jadi kamu gak terlihat memprihatinkan saat jalan sendirian ke mall atau cafe. Itulah gunanya buku cetak, bisa terlihat bahwa kamu sedang membaca buku. Kamu bisa merasakan lembar demi lembar halaman yang kamu baca, kerasakan kasar atau lembutnya permukaan kertas dan menyentuh tebalnya buku. Coba jika di e-book, kamu gak bisa menyentuh dan merasakan ketebalan bukunya kan?
3. Tidak Melukai Mata
Terlalu lama menatap layar smartphone bisa menyebabkan mata kamu rusak loh. Apalagi kalo smartphone kamu tidak dilengkapi teknologi bluelight. Bisa-bisa mata kamu cepat lelah dan rusak. Kebayang kan kalo kamu terus menerus menatap layar smartphone untuk membaca e-book? Selain cepat lelah, juga bisa merusak mata loh. Makanya mending baca buku cetak, asal jangan baca di dalam ruangan yang remang-remang.
4. Bisa Jadi Koleksi dan Hiasan
Salah satu yang menarik dari buku cetak bagi Jaka adalah buku bisa menjadi hiasan di ruang kamar Jaka. Karena Jaka cowok, Jaka gak bisa majang boneka dan pernak-pernik lucu kan? Makanya Jaka lebih suka menuhin lemari dan meja di kamar Jaka dengan buku. Coba e-book, mana bisa jaka pajang di meja?
5. Bisa Dicoret dan Digunting
Saat menemukan tulisan atau gambar menarik, Jaka kadang menggunting bagian tersebut untuk dijadikan kliping yang memudahkan Jaka membacanya lagi di lain waktu. Atau jika memang bukunya bagus, Jaka lebih memilih untuk menandai bagian tersebut dengan dicoret. Di buku cetak juga kita bisa menandatangani bukunya sebagai tanda kepemilikan kita. Ya kan? Coba di e-book, emang bisa ditandai?
Nah, itu tadi beberapa alasan yang membuat buku cetak tidak mudah tergantikan oleh teknologi seperti e-book. Apa kamu juga melakukan hal-hal tersebut? Atau kamu punya alasan lain yang membuat kamu suka memiliki buku cetak?
Meski memang saat ini hal itu masih kuat, namun entah 5 - 10 tahun mendatang, apakah buku cetak masih bisa bertahan?
Sumber : jalantikus.com
Ambil sedikit pasta gigi atau odol lalu taruh di atas kapas atau tisu. Gosok secara perlahan hingga bekas goresan menghilang.
Sudah ada berbagai macam pembersih goresan
Kertas
amplas cukup efektif untuk menghilangkan bekas goresan di belakan layar
smartphone. Jangan gunakan amplas yang kasar, tapi gunakan amplas yang
sangat halus. Pastikan smartphone kamu berbahan
Cara
menggunakan baking soda adalah dengan mencampurkan dua bagian baking
soda dan satu bagian air lalu aduk hingga membetuk pasta. Jika pasta
sudah terbentuk, tempelkan pada bagian smartphone yang tergores. Setelah
itu, bersihkan bagian smartphonenya dengan kain lembut dan bersih.
Cara
menggunakan bedak bayi tidak jauh berbeda dengan baking soda. Membuat
pasta terlebih dahulu, lalu menempelkan pada bagian smartphone yang
tergores.
Cukup menggunakan satu tetes minyak sayur di tempat yang tergores, lalu bersihkan dengan kain lap.
Cara
ini terbilang cukup sulit dan agak lama. Caranya adalah dengan
mencampurkan kedua bahan tersebut, lalu dipanaskan hingga suhunya
mencapa 150 derajat Fahrenheit atau 65 derajat Celsius. Cara ini cukup
kompleks dan waktu yang dibutuhkan hingga 48 Jam (2 Hari).
Brasso dan Silvo
adalah salah satu merk pemoles besi dan kaca yang paling banyak dan
cukup ampuh digunakan. Untuk menggunakannya, cukup mengelap bagian yang
tergores dengan kain lembut dan bersih.


